Dear reader,
Hari ini saya ingin berbagi sedikit tentang seluk beluk menjadi penulis. Mungkin ada di antara para pembaca yang ingin menjadi penulis ternama seperti halnya Ernest Hemingway, Paulo Coelho, JK Rowling, dll.
Memang menjadi penulis yang baik tak semudah membalikkan telapak tangan.
Ya, memang penulis adalah profesi yang patut diacungi jempol. Betapa hebatnya mereka yang mampu menciptakan dunianya sendiri beserta isinya. Setiap peristiwa yang dialami tokohnya tersusun dengan rapi. Itulah sang penulis dengan imajinasinya yang bebas berkelana.
Itulah yang membuat menulis tidak mudah. Dibutuhkan kesabaran ekstra untuk menjadi penulis. Kendala yang sering hadir ini yaitu, macetnya ide di tengah-tengah jalan cerita. Atau terkadang kita kerap tak percaya diri dengan karya kita.
Maka saya ingin membeberkan beberapa tips agar menulis menjadi lancar dan nyaman:

Pertama, ide kerap muncul dimana saja, kapan saja, dan tak beraturan wujudnya. Tak usah bingung, seketika ide itu muncul, bersegeralah mencatatnya dalam bentuk apapun. Menulis tak harus urut. Anda bisa menulis adegan yang ada di pikiran tanpa harus urut sesuai alur. Soal mengurutkan itu bisa diatur belakangan.

Kedua, rasa tidak percaya diri kerap muncul. Tak apa, ingatlah bahwa karya besar dimulai dari yang kecil. Hal yang perlu diingat dalam proses menulis adalah, jangan sekali-sekali membaca ulang tulisan anda bila belum sepenuhnya selesai. Teruslah menulis dan menulis saja. Membaca tulisan setengah jadi anda, hanya akan melunturkan kepercayaan diri anda. Sebagus apapun tulisannya, anda pasti akan selalu merasa itu jelek. Menulislah terus. Mengedit itu bisa dilakukan belakangan.

Ketiga, bagi anda yang pelupa, buatlah draft. Bagaimana alur cerita akan berjalan, apa saja yang ingin diceritakan dan adegan apa saja yang dibutuhkan. Draft akan sangat membantu dalam penulisan yang tidak urut.

Keempat, penulis yang baik juga pembaca yang baik. Membaca akan memberi kita banyak kosakata baru. Membaca juga dapat menambah wawasan. Perlu dicatat, penulis yang baik itu penulis yang cerdas.

Kelima, disiplin tinggi. Ayo bangun dan perangi kemalasan. Siapapun yang ingin sukses harus menerapkan ini. Menulis tak boleh hanya sewaktu-waktu. Buatlah jadwal tetap untuk menulis dan jangan sekali-kali mencari alasan untuk tidak taat.

Keenam, soal inspirasi ini juga penting. Inspirasi datanga dari mana saja, tergantung tiap individu. Ada yang senang menyendiri, saya sendiri cenderung senang menulis sambil mendengarkan lagu. Yah, tiap orang beda cara.

Terakhir,
selamat menulis teman-teman semua. Semoga menjadi penulis yang baik;)